Saatnya Pisah Kamar


Fatih sudah besar! Sebelumnya saya pikir pisah kamar itu mulai anak berumur 5 tahun ternyata setelah ikut salah satu grup asuhan YKBH (Yayasan Kita dan Buah Hati) anak disarankan pisah kamar ketika berumur 3 tahun. Waduh, sudah telat hampir 1,5 tahun. Akhirnya saya dan suami mulai sounding ketika Fatih berulang tahun ke 4. Namun Fatih tak kunjung setuju karena di saat yang sama adiknya belum usai saya sapih walaupun sudah berumur 2 tahun lebih. Kemungkinan sibling rivalry atau kesedihan karena merasa “diusir” mama papanya sempat menjadi pemikiran saya. Belum lagi Fatih sebelumnya takut gelap karena pernah ditakut-takuti dengan setan atau pocong versi mbak pengasuhnya T_T sungguh masa persiapan adalah masa yang panjang.  Seminggu kemarin kami mulai sounding kembali sembari menata ulang kamar Fatih.

Tidak disangka ketika saatnya tiba bahkan kamar belum ditata baik dari sprei, hiasan kamar, lampu dan lainnya supaya Fatih nyaman. Fatih pun tidur di kamar ditemani sementara dengan mbak pengasuhnya, dilalah Runi mau ikutan pisah kamar juga. Wah kebetulan pikir kami, sekali dayung dua pulau terlampaui.

Malam pertama, Runi masih ingin saya keloni lalu ketika saya tinggal menangislah dua-duanya minta tidur di kamar orang tuanya. Suami tidak setuju tetapi karena Runi masih menangis, papanya gak tega akhirnya masih tidur dikelonin mamanya. Malam kedua, sorenya saya minta Runi janji kelingking supaya tidur pisah dan malamnya pas mau nego ditagih janjinya sama papanya. Nurut deh si gadis, diakhiri cium pipi dan cium tangan serta baca doa sebelum tidur kami meninggalkan mereka tidur. Malam setelahnya saya mengeloni mereka sebelum tidur. Malam keempat? Semoga semakin mulus.

Ternyata tidak sesulit yang saya bayangkan. Saya pikir akan ada drama kumbara mewarnai proses pisah kamar, ternyata begitu saja. Alhamdulillah punya partner yang oke punya. Luar biasanya kalau si papa udah ngomong ini dua anak nurut banget, nego-nego pasti ada tapi jauuuh lebih nurut dibandingkan mamanya yang ngomong. Alhamdulillah satu fase terlewati. Next step >> Toilet Training Runi J Doakan ya semua semoga berjalan baik dan lancar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s