~menuai efek media jejaring sosial~


Wah, aku hanya geleng-geleng kepala mendengar kabar-kabar dari berbagai media akhir-akhir ini. Mulai dari perseteruan antara seorang aktris dengan media via media twitter yang diakhiri penutupan akun twitter, penggunaan facebook sebagai media gak bener, penculikan oleh teman di facebook, sampai yang terakhir adalah penutupan akun twitter seorang motivator terkenal,MT, akibat mengeluarkan statement yang menyinggung sebagian besar followernya. Padahal kalo dipikir-pikir, twitter dan facebook belum sampai 10 tahun masuk dan merebak di dunia jejaring sosial Indonesia (iya gak sih?) tapi sekarang, media-media ini mampu menjadi aktivitas utama (kalo gak ada kerjaan) mayoritas masyarakat yang melek teknologi (baca: bisa ngenet).

Melihat efek-efek negatif di atas rasanya ada pertanyaan-pertanyaan di benak saya. Apakah sebenarnya orang Indonesia sudah dewasa dalam berinteraksi di dunia maya? Apakah kita sadar apa yang kita ucapkan di dunia maya sebenarnya adalah refleksi dari diri kita? JIka kita berkata kasar maka orang-orang akan langsung mencap kita sebagai orang yang kasar walaupun tidak melihat pribadi kita sebenarnya. Jika kita suka mengeluh maka orang lain yang membaca tulisan kita menjadi berpikir bahwa kita tidak dapat menerima beban yang diberikan kepada kita.

Apakah jika yang menuliskan status adalah seorang public figure lalu ia tak dapat menuliskan sesuatu yang dirasakannya? Lalu apakah kita yang orang biasa boleh mengumpat public figure tersebut. T.T sungguh ironi ya? Padahal sadar atau tidak, yang akan terkena dampak dari semua ini adalah bibit-bibit bangsa yang sedang tumbuh dan belum menemukan jati dirinya. Sadar atau tidak, akibat ucapan public figure tersebut lalu media massa mengheboh-hebohkan dan selalu tertayang di televisi maupun radio lalu didengar adik-adik kita, yang terekam oleh mereka adalah kata-kata kasar tersebut. Bagaimana kita dapat memperbaiki bangsa ini jika moral kita sendiri saja tidak kita tata sebaik mungkin?

Aku gak bilang aku adalah orang yang baik-baik saja dan tidak melakukan kesalahan. Tapi aku selalu berpikir bahwa di setiap tindakanku pasti akan membawa nama komunitasku, mulai dari nama pribadi, keluarga, kampus, almamater, bahkan agama. Jika aku melakukan suatu ucapan atau perilaku yang menyimpang, dampaknya tidak hanya secara pribadi, orang bisa mencap lebih jauh daripada itu. Misalkan aku mencuri, maka orang akan mencap aku sebagai pencuri dan juga mencap keluargaku tidak baik dalam mendidikku atau aku dibesarkan dari lingkungan yang tidak baik. Pikiran-pikiran orang semacam ini tentu tidak tertulis namun kita dapat merasakan adanya perbedaan sikap dalam berinteraksi dengan kita. Apakah pikiran-pikiran orang lain itu akan berbeda ketika kita tidak berinteraksi langsung dengan mereka? Mungkin saja, tapi ketika kita berinteraksi melalui jejaring sosial, secara tidak sadar, pribadi kita akan spontan terbaca melalui status-status dunia maya kita dan juga komentar-komentar kita di status orang lain. Yang disayangkan adalah, jika yang membacanya adalah adik-adik kita, maka secara tidak langsung kata-kata ini akan terserap. JIka kata-kata ini baik maka hal-hal baiklah yang terserap olehnya, namun jika kata-kata yang biasa dibaca dan didengarnya adalah kata-kata buruk (mengumpat, mengeluh, menghujat) maka hal-hal buruklah yang diserap olehnya. HIngga pada saatnya nanti, kata-kata ini yang akan membentuk kepribadiannya. Oleh karena itu, mari kita berbenah diri, belajar untuk mengerem kata-kata yang tidak pantas untuk diucapkan dan belajar untuk mengucapkan hal yang pantas untuk diucapkan. Semoga ada nilai-nilai kebaikan yang tersebar di dalamnya🙂

4 thoughts on “~menuai efek media jejaring sosial~

  1. Intinya buat jaringan lebih berharga, tapi memulainya lebih sulit dari apa yang ada dipikiran kita.

    Saya coba mulai di http://ettyn.com tapi masih lamban, untuk memperkenalkan fungsi-fungsinya. Tapi mungkin akan lebih bermanfaat.😉

    • wah,menarik.. saya iseng-iseng mampir loh mas🙂 sekarang jejaring sosial itu udah banyak sih ya.. biasanya kita ngumpul di tempat orang yang lain pada ngumpul juga😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s