Aki oh aki..


Kemaren mobil saya mati (lagi).. gak mau distarter.. kesal?gak.. tapi agak cemas.. knapa lagi nih sama mobil.. jangan2 saya ngapa2in sampe ni mobil gak mau idup lagi (dasar wanita, gak peka thd keadaan mobil!:p) tapi ternyata setelah minta distrum akinya sama orang bengkel, mobil saya langsung idup kembali trus kata masnya “mbak, ni akinya lemah, diganti kalo bisa”.. hee.. secara gak ngerti dunia perakian saya langsung minta petuah ayah saya mesti diapain ya mobilnya biar gak gini lagi.. emang sih, pernah saya tinggal2 n gak ada yang manasin mobilnya.. dan berkuranglah umur aki saya perlahan-lahan.. hikz, menyesal.. so saya tukar tambah deh sama aki second, emang sih harusnya beli yang baru, tapi ternyata harga aki di jogja,mahal bo!! yah, semoga aki yang ini bisa menyelamatkan mobil saya dan dia gak ogah2an nganter saya ke kampus lagi..

kenapa sih aki ni penting?

Sebagai sumber listrik, aki menjadi komponen kendaraan paling vital, terutama bagi mobil bertransmisi otomatis. Mesin mobil transmisi manual masih bisa dipaksa nyala dengan mendorongnya terlebih dulu, namun mobil bertransmisi otomatis 100% mengandalkan aki sebagai starter.

so buat kawan-kawan yang pernah n gak pengen mengalami kejadian yang sama seperti saya, ada loh tips-tips buat ngerawat aki mobil kita🙂, berikut tipsnya:

  1. Anda mesti berhati-hati saat mengisi cairan pada aki baru. Jangan sekali-kali menggunakan air aki biasa, air hasil penyulingan, maupun cairan lain. Isilah dengan aki baru selalu dengan accu zuur (H2SO4) yang memiliki dengan berat jenis 1.260 pada temperatur 20 derajat celcius. Kalau Anda nekat mengisi aki baru dengan cairan lain maka sel-sel di dalamnya bakal cepat rusak.
  2. jangan sekali-sekali memakai accu zuur untuk menambah isi aki lama yang sudah susut cairannya. Penggunaan accu zuur justru akan menyebabkan aki Anda juga cepat soak. Gunakan air aki biasa yang banyak dijual di toko-toko kelengkapan onderdil.
  3. jangan lupa selalu memanaskan mobil setiap harinya supaya aki mendapat pasokan setrum baru. (ini kesalahan saya yang utama😦 ) dan kalo kendaraan tak dipakai lama, sebaiknya sambungan aki dilepas agar saat Anda butuh nanti tidak tekor. Atau, rajin-rajinlah memanaskan mesin agar aki mendapat pasokan setrum baru.
  4. Selalu jaga supaya air aki selalu di antara batas bawah dan batas atas.Jika permukaan air aki sampai di bawah level bawah, hampir pasti aki Anda akan cepat kehilangan sentrum dan ujung-ujungnya soak. Sebaliknya, jika air aki melebihi batas atas, dalam kondisi panas ada uap atau air aki yang merembes keluar.
  5. rajin-rajinlah memeriksa terminal aki. Bersihkan kalau memang kotor dan berkarat, terutama pada kutub-kutub aki. Ada baiknya Anda oleskan gemuk pada kutub positif yang lebih rentan terhadap kemungkinan terjadi pengendapan garam

5 hal ini walopun sederhana tapi dampaknya besar loh.. karena saya tuh sering ninggal-ninggal mobil n gak manasin sempurna, si aki jadi beneran ngambek sama saya n gak mau mendorong mobil saya buat jalan..

Wah, harus sering-sering nengok si aki nih ^^





3 thoughts on “Aki oh aki..

  1. @angga: kemaren lusa aku emang di kampus.. mogok sebelum berangkat.. untung mas bengkelnya baek hati, dateng cuma buat nyetrum biar hidup trus pulang,hehe.. yupi, abis tu bergerilya antara ngurusin skripsi, UAS 2 matkul n aki..😀

    @kak hata: huuu,, enaknya! gak donk kak.. saya kan bertanggung jawab sendiri.. langsung ke pimpinan puncak donk🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s