caleg yang mana yang Qpilih?


Menonton Today’s Dialogue semalam membuatku berfikir, ternyata menjadi seorang caleg tu harus memiliki “modal” ya? karena yang  ditawarkan oleh mereka dalam iklan-iklannya kadang tu menimbulkan kegelian tersendiri.  Ada artis yang mempromosikan bapaknya (menggunakan ketenaran sang anak), ada yang menggunakan tokoh sepakbola (ini politik bung, bukan olahraga!),  dan juga ada caleg yang menggaet artis agar mendapatkan simpati masyarakat. apakah tak ada cara lain yang lebih baik dari hanya sekedar cuap2 atau mendengar keluhan rakyat? Indonesia memerlukan legislatif yang TIDAK HANYA mampu mendengar namun dapat mengangkat peristiwa dan memberikan solusi yang baik, TIDAK HANYA bersemangat ketika di pemilihan trus tidur ketika rapat! melainkan orang-orang yang dapat selalu turun ke rakyat, mendengarkan keluhan mereka dan meneruskannya kepada para pemimpin kita. Selain itu tentu saja kita memerlukan legislatif yang agamis (bukan hanya bungkusnya saja) karena dengan legislatif yang dekat dengan TuhanNya, insya Allah apa yang dipikirkan, disampaikan dan tindakannya demi kebaikan masyarakat.

Semoga Indonesia memiliki calon-calon legislatif yang kemudian menjadi legislatif yang dapat dipercaya, open minded, peka terhadap perubahan sosial dan memihak kepada apa yang dibutuhkan rakyat,amin.. karena setelah pemilihan, mereka akan selalu disibukkan dengan rutinitas baru dan terkungkung dalam gedung parlemen bahkan terlalu nyaman dengan kursi yang diduduki..

7 thoughts on “caleg yang mana yang Qpilih?

  1. hohoho,, makanya -talkless do more-nya ditegakkan yo kak,, atau -talk more and more- tu dah jadi motto legislatif kita? hihi

  2. tapi kadang rapat dewan melelahkan dan membosankan sie…caleg nya berarti jg mesti fit cha…
    bukan sekedar lulus fit & proper test ajah,…
    tapi fit juga…tes fisik,,,hahahahaha,,,,

  3. begitulah Indonesia.. merasa paling bagus sendiri.. tapi insya Allah, berlian akan tetap berlian meski dalam lumpur, pasti ada beberapa caleg yang bisa membuat kita sebagai masyarakat mempercayakan aspirasi kita kepada mereka..

  4. Ya jelas dong… Sekarang semua harus ad MODAL…!!!
    Kayaknya kalau harus memilih saya malah bingung… Banyak yang BUSUK…!!! Lihat saja di TV ada sebuah acara yang menggelar debat antar partai dimana itu justru malah menimbulkan saling ejek mengejek, dan akhirnya justru akan memperburuk citra mereka di mata masyarakat

  5. loh, buat nyari duit yang halal kan mesti lillahi ta’ala juga kan yok? kalo lillahi ta’ala jadinya kan ikhlas..

    kalo gak ada orang jahat, gak akan ada yang dinamain baik,yok😉 dan menjadi baik itu adalah pilihan masing-masing orang ^^

  6. selama tujuan jadi caleg buat nyari duit…n bukan buat pengabdian…bakal terus ada caleg2 yang payah…kenapa yah di dunia ini gak semua orang baik…pasti aja ada yang jahat… >_<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s